Maaf,Tuhan...
aku hanya ingin tetap mencintainya sepenuh hati
hingga nafas tinggal seujung tali
dan meski akhirnya angin kan kembali membawanya pergi...
Izinkan aku menunggu,Tuhan...
meski pada daftar terlama dalam antrian-Mu...
Izinkan aku.......
The Prayer at 02:30 am
We are the roses in the garden, beauty with thorn among our leaves, to pick a rose we ask our hands to bleed…
Friday, December 02, 2005
Wednesday, November 30, 2005
Hari ini ku kumpulkan bunga
untuk ku perindah taman kita
malam ini ku kumpulkan bintang bintang
untuk taburan dilelap tidurmu
nafasmu,halusnya kulitmu,
mungilnya jari jemarimu,
cerianya tawa dan ocehanmu
menusuk nusuk sukmaku
ku berharap, ku mampu terbang
untuk hanya sekedar memelukmu
dan mencium lembut pipimu
Radith...Rendra...
Mama kangen...
Ps : lagi apa disana,nak?
jogja,26 nov 05
untuk ku perindah taman kita
malam ini ku kumpulkan bintang bintang
untuk taburan dilelap tidurmu
nafasmu,halusnya kulitmu,
mungilnya jari jemarimu,
cerianya tawa dan ocehanmu
menusuk nusuk sukmaku
ku berharap, ku mampu terbang
untuk hanya sekedar memelukmu
dan mencium lembut pipimu
Radith...Rendra...
Mama kangen...
Ps : lagi apa disana,nak?
jogja,26 nov 05
Gelisahku muncul
resahku memuncak
bercampur dengan kerinduan
yang membuncah.
Tumpah.
tiba tiba ketakutan menyelimutiku
sinar matamu menusuk
genggaman tanganmu melemah
aku merindu hingga menggila
bahkan pada saat membayangkan
kau berpelukan dengannya
ntah dibelahan bumi mana
dan tubuhku terbelah.
satu.sepuluh.sejuta hingga berkeping keping
menyatu dengan kerinduan yang menggila
lalu terbang tersapu angin
tak bersisakah aku?
ntahlah...
masih terindukah aku?
ntahlah...
Jogs,25 nov 05 at 22:04
resahku memuncak
bercampur dengan kerinduan
yang membuncah.
Tumpah.
tiba tiba ketakutan menyelimutiku
sinar matamu menusuk
genggaman tanganmu melemah
aku merindu hingga menggila
bahkan pada saat membayangkan
kau berpelukan dengannya
ntah dibelahan bumi mana
dan tubuhku terbelah.
satu.sepuluh.sejuta hingga berkeping keping
menyatu dengan kerinduan yang menggila
lalu terbang tersapu angin
tak bersisakah aku?
ntahlah...
masih terindukah aku?
ntahlah...
Jogs,25 nov 05 at 22:04
Tuesday, November 29, 2005
aku ingin menjadi nafasmu
aku ingin menjadi detak jantungmu
aku ingin menjadi getaran tubuhmu
bahkan ingin menjadi birahimu
aku ingin menjadi impian terindahmu
aku ingin menjadi sesuatu yang bisa
kau sentuh untuk kekuatanmu
aku ingin menjadi satu satunya
mawar ditaman hatimu
bahkan ingin mejadi kerinduamu selamanya
ntah kapan...
tapi kan ku kumpulkan tetes demi tetes peluh
yang menggenang dimalam malam
saat kita menyatu
akan ku kumpulkan ceceran ceceran darah cinta
yang ku persiapkan untuk jejakku
dan jika aku harus benar benar melepaskan separuh jiwaku
jejakku akan terpetakan dihatimu
untuk kelak kau temukan diriku
tetap disitu,ditengah hatimu,
dikelilingi sejuta wangi bunga
dan mentari yang menyinari dari kedua sisi
tetap menunggumu....
On the Way,24 nov 05 GA Dps-Jog
aku ingin menjadi detak jantungmu
aku ingin menjadi getaran tubuhmu
bahkan ingin menjadi birahimu
aku ingin menjadi impian terindahmu
aku ingin menjadi sesuatu yang bisa
kau sentuh untuk kekuatanmu
aku ingin menjadi satu satunya
mawar ditaman hatimu
bahkan ingin mejadi kerinduamu selamanya
ntah kapan...
tapi kan ku kumpulkan tetes demi tetes peluh
yang menggenang dimalam malam
saat kita menyatu
akan ku kumpulkan ceceran ceceran darah cinta
yang ku persiapkan untuk jejakku
dan jika aku harus benar benar melepaskan separuh jiwaku
jejakku akan terpetakan dihatimu
untuk kelak kau temukan diriku
tetap disitu,ditengah hatimu,
dikelilingi sejuta wangi bunga
dan mentari yang menyinari dari kedua sisi
tetap menunggumu....
On the Way,24 nov 05 GA Dps-Jog
Monday, November 28, 2005
: Surat Buat Chelsya
Sya...
aku rindu udara pagi diBali
rindu aroma dupa disepanjang jalan
rindu aroma hujan
rindu matahari dan laut yang bercampur
aku ingat satu masa
saat air mata tlah mengering
dan ku terduduk disampingmu
kaku.
hingga akan tiba disatu masa
saat hari berpeluh tawa
dan kebahagiaan menjemput
aku ingin hanya kau yang tetap
disisiku
Sya...
sungguh,aku rindu...
jika kelak ku kembali kekotamu
dan benar benar kembali
akan kubawa serta belahan jiwaku
Lelaki yang akan menyita waktuku
Lelaki yang akan menyita otak dan hatiku
Lelaki yang akan menyita tubuhku
Lelaki yang akan berbagi denganku
Lelaki yanga akan menangis dan tertawa bersamaku
Lelaki yang akan mengacak acak rambutku
Lelaki yang akan menemaniku hingga terpejam mataku
Lelaki yang mencintaiku apa adanya
dan tak akan pernah berhenti
Dia,lelaki belahan jiwaku yang akan kucintai
sepanjang nafasku...
Ya,kelak akan kubawa dia padamu
jika dia tlah datang padaku
dan benar benar datang.
Nab, 28 agustus 05
Sya...
aku rindu udara pagi diBali
rindu aroma dupa disepanjang jalan
rindu aroma hujan
rindu matahari dan laut yang bercampur
aku ingat satu masa
saat air mata tlah mengering
dan ku terduduk disampingmu
kaku.
hingga akan tiba disatu masa
saat hari berpeluh tawa
dan kebahagiaan menjemput
aku ingin hanya kau yang tetap
disisiku
Sya...
sungguh,aku rindu...
jika kelak ku kembali kekotamu
dan benar benar kembali
akan kubawa serta belahan jiwaku
Lelaki yang akan menyita waktuku
Lelaki yang akan menyita otak dan hatiku
Lelaki yang akan menyita tubuhku
Lelaki yang akan berbagi denganku
Lelaki yanga akan menangis dan tertawa bersamaku
Lelaki yang akan mengacak acak rambutku
Lelaki yang akan menemaniku hingga terpejam mataku
Lelaki yang mencintaiku apa adanya
dan tak akan pernah berhenti
Dia,lelaki belahan jiwaku yang akan kucintai
sepanjang nafasku...
Ya,kelak akan kubawa dia padamu
jika dia tlah datang padaku
dan benar benar datang.
Nab, 28 agustus 05
Sunday, November 13, 2005
Ini untuk keresahan yang menggantung
menusuk nusuk impian yang melenakan
Maaf jika hidup kita terlukai
oleh belati dari masa lampau
tapi ini,aku datang...
untuk mengobati luka kita
untuk mengulurkan ketulusan
untuk meraih tanganmu dan bergandengan
menggenggamnya erat dan tak lagi terlepaskan
bilakah kita menangis bersama
berdiri tegar melawan terpaan
tangguh menghadapi badai
lalu tersenyum bersama
merajut pelangi sutra
Dan tawa kita terpetakan ditelingaku
itu yang ingin kuingat selalu
sepanjang nafasku
Ps : 4 hours talking to much yah,babe hehehe
TheRoom,13 nov 05 / 05:05 wit
menusuk nusuk impian yang melenakan
Maaf jika hidup kita terlukai
oleh belati dari masa lampau
tapi ini,aku datang...
untuk mengobati luka kita
untuk mengulurkan ketulusan
untuk meraih tanganmu dan bergandengan
menggenggamnya erat dan tak lagi terlepaskan
bilakah kita menangis bersama
berdiri tegar melawan terpaan
tangguh menghadapi badai
lalu tersenyum bersama
merajut pelangi sutra
Dan tawa kita terpetakan ditelingaku
itu yang ingin kuingat selalu
sepanjang nafasku
Ps : 4 hours talking to much yah,babe hehehe
TheRoom,13 nov 05 / 05:05 wit
: My october
Gambaran tentangmu
tiba tiba saja terbangun
seiring dengan usainya perbincangan semalam
tentang cinta dan luka
tentang rindu yang terlarang
hidup tlah jadi kini
menyusun puzle puzle kerinduan
yang bertumpuk dari masa lampau
ntah dengan apa ku harus jabarkan inginku
karna inginku tak berbatas
ntah dengan apa ku mampu menggambarkan
impian tentangmu
karna tentangmu begitu nyata
hingga suaramu menjelma candu yang memabukkan
Jika kelak kupinta kau gadai hati dan cintamu
untukku
larilah dariku karna cintaku terlarang.
30 okt 05
Gambaran tentangmu
tiba tiba saja terbangun
seiring dengan usainya perbincangan semalam
tentang cinta dan luka
tentang rindu yang terlarang
hidup tlah jadi kini
menyusun puzle puzle kerinduan
yang bertumpuk dari masa lampau
ntah dengan apa ku harus jabarkan inginku
karna inginku tak berbatas
ntah dengan apa ku mampu menggambarkan
impian tentangmu
karna tentangmu begitu nyata
hingga suaramu menjelma candu yang memabukkan
Jika kelak kupinta kau gadai hati dan cintamu
untukku
larilah dariku karna cintaku terlarang.
30 okt 05
Aku mencarimu
lelaki dimana airmata bermuara
lelaki dimana kebahagiaan berujung
Aku mencarimu
melalui jejak dari tetesan darahmu
yang tercecer pada dinding malam
memalui tawa yang terpantul
dijalan setapk menuju muara
Lalu desah nafas kita menyatu
menggema disepanjang muara
beralaskan puisi.berselimutkan dendangan.
menari menjemput awang awang
dan terkulai diranjang sutra
Lalu jejakmu terpetakan dihatiku.
Okt 2005
lelaki dimana airmata bermuara
lelaki dimana kebahagiaan berujung
Aku mencarimu
melalui jejak dari tetesan darahmu
yang tercecer pada dinding malam
memalui tawa yang terpantul
dijalan setapk menuju muara
Lalu desah nafas kita menyatu
menggema disepanjang muara
beralaskan puisi.berselimutkan dendangan.
menari menjemput awang awang
dan terkulai diranjang sutra
Lalu jejakmu terpetakan dihatiku.
Okt 2005
Tuesday, November 01, 2005
Demi gadis yang didewasakan badai dan luka
Di matamu terlipat peta:
aku menitinya berbekal obor rindu, sebungkus rokok kesunyian
dan sekompas rasi bintang.
Menyusuri garisgaris luka yang pernah ditorehkan cinta pada sekujurmu.
Mengamati guratan guratan pedih yang sempat dititipkan sejarah
pada halaman depan lembaran hidupmu.
Meski gelap dan gerak angin tak menentu,
masih coba kujaga nyala api ini di tanganku:
biar tak padam mimpi, agar tak pekat ruang hati.
Impian atasmu begitu saja terbangun:
tentang ladang bunga, sepasang kupukupu yang berkejaran,
atau tentang bulan di mana tatapan rindu kita bertemu.
tentang puing puing berserak yang kemudian kita susun bersama sama.
juga tentang pelangi yang kita pisahkan warnanya
menjadi pita-pita untuk hiasan rambutmu
aku datang bersama deru angin
atau lewat udara yang menyesakkan dadamu
aku hadir bersama terbitnya mentari
atau lewat sinarnya yang menghangatkan gairahmu
demi kau, gadis yang didewasakan badai dan luka
jangan pernah ragu
karena tapak kaki kita adalah satu
# email dari Bo'ut
dear cemplon,
plon,aku dapat puisi ini dibuku dian sastro for presiden and sudenly remember you but i dont know whos the writer,
buat kamu...jangan sedih lagi yah plon :) missed U lotta...
---> thanks bo'ut,aku tau sapa yang nulsi puisi itu,temen aku namanya hans hehehe bisa liat diblognya deh(see toilethans).anyway,thanks alot yah....dah gak sedih lagi kok tapi masih potek2 hehehe ;) missed U too...
Di matamu terlipat peta:
aku menitinya berbekal obor rindu, sebungkus rokok kesunyian
dan sekompas rasi bintang.
Menyusuri garisgaris luka yang pernah ditorehkan cinta pada sekujurmu.
Mengamati guratan guratan pedih yang sempat dititipkan sejarah
pada halaman depan lembaran hidupmu.
Meski gelap dan gerak angin tak menentu,
masih coba kujaga nyala api ini di tanganku:
biar tak padam mimpi, agar tak pekat ruang hati.
Impian atasmu begitu saja terbangun:
tentang ladang bunga, sepasang kupukupu yang berkejaran,
atau tentang bulan di mana tatapan rindu kita bertemu.
tentang puing puing berserak yang kemudian kita susun bersama sama.
juga tentang pelangi yang kita pisahkan warnanya
menjadi pita-pita untuk hiasan rambutmu
aku datang bersama deru angin
atau lewat udara yang menyesakkan dadamu
aku hadir bersama terbitnya mentari
atau lewat sinarnya yang menghangatkan gairahmu
demi kau, gadis yang didewasakan badai dan luka
jangan pernah ragu
karena tapak kaki kita adalah satu
# email dari Bo'ut
dear cemplon,
plon,aku dapat puisi ini dibuku dian sastro for presiden and sudenly remember you but i dont know whos the writer,
buat kamu...jangan sedih lagi yah plon :) missed U lotta...
---> thanks bo'ut,aku tau sapa yang nulsi puisi itu,temen aku namanya hans hehehe bisa liat diblognya deh(see toilethans).anyway,thanks alot yah....dah gak sedih lagi kok tapi masih potek2 hehehe ;) missed U too...
Monday, October 31, 2005
Langkahku tak lagi berarah
sejak kau hempaskan impian dibatas senja
harus dengan apa kurangkai kembali impian
ragakupun tlah tak bernyawa
haruskah kukiliti tubuhku,
kucincang hatiku,
kucacah jiwaku
atau kuleburkan seluruh nafas hidupku untukmu?
bukan!
bukan untukmu!
tapi untuk penyempurna impianmu
tentang telaga jiwa yang menelan
"separuh jiwamu"
#catatan yang tercecer
Pulau Adi,Denpasar juli 2003
sejak kau hempaskan impian dibatas senja
harus dengan apa kurangkai kembali impian
ragakupun tlah tak bernyawa
haruskah kukiliti tubuhku,
kucincang hatiku,
kucacah jiwaku
atau kuleburkan seluruh nafas hidupku untukmu?
bukan!
bukan untukmu!
tapi untuk penyempurna impianmu
tentang telaga jiwa yang menelan
"separuh jiwamu"
#catatan yang tercecer
Pulau Adi,Denpasar juli 2003
Aku ingin bercerita
tentang sepenggal hati yang merindu
tentang sepenggal hati yang terluka
tentang separuh jiwa yang masih menghilang
aku ingin berbagi kisah
tentang mawar dan langit
tentang burung gereja dan ikan mas koki
tentang tawa dan air mata
aku ingin bercerita
ntah pada siapa
bahwa rindu ini masih menyesak
menghimpit himpit setiap sudut hatiku
bahwa luka ini meninggalkan keloid
bahwa separuh jiwa ini menggelepar gelepar
menggapai,mencari separuh dari jiwanya
aku ingin bercerita
tapi ntah pada siapa!
20 sept 05
tentang sepenggal hati yang merindu
tentang sepenggal hati yang terluka
tentang separuh jiwa yang masih menghilang
aku ingin berbagi kisah
tentang mawar dan langit
tentang burung gereja dan ikan mas koki
tentang tawa dan air mata
aku ingin bercerita
ntah pada siapa
bahwa rindu ini masih menyesak
menghimpit himpit setiap sudut hatiku
bahwa luka ini meninggalkan keloid
bahwa separuh jiwa ini menggelepar gelepar
menggapai,mencari separuh dari jiwanya
aku ingin bercerita
tapi ntah pada siapa!
20 sept 05
Aku rindu keramaian
yang mengingatkanku padamu,tawamu dan
impianmu tentang Aquarium kebahagiaan
aku rindu keramaian
yang mengingatkanku pada kicauan burung gereja
dan dendangan lagu lagu kenangan kita
ntah kau masih mengingatnya atau tidak
tapi helai demi helai kertas yang kau serpihkan
tlah hampir menjadi buku
untuk kupersembahkan kelak
saat senja membiru
dan kau terlelap dipangkuanku
Nab,10 juli 05
yang mengingatkanku padamu,tawamu dan
impianmu tentang Aquarium kebahagiaan
aku rindu keramaian
yang mengingatkanku pada kicauan burung gereja
dan dendangan lagu lagu kenangan kita
ntah kau masih mengingatnya atau tidak
tapi helai demi helai kertas yang kau serpihkan
tlah hampir menjadi buku
untuk kupersembahkan kelak
saat senja membiru
dan kau terlelap dipangkuanku
Nab,10 juli 05
Wednesday, October 26, 2005
Aku tertatih
terhempas dalam kotak kenangan
kenangan tentang kau dan aku
kenangan tentang 2 purnama diladang ilalang
kenangan tentang pelangi yang kau semat dirambutku
kenangan tentang kecupan diujung bibirku
aku tertatih
terduduk pada bangku kenangan
kenangan tentang sepotong roti dan segelas cola
pada malam terindahku
disertai tarian bulan dan bintang
aku tertatih
berdiri pada tanah dimana kenangan terukir
menggenggam sekantong kenangan
untuk kuletakkan dipantai kita,
lalu terus tergenang tersapu ombak...
ntah kembali...
25 okt 05 at 04:50
terhempas dalam kotak kenangan
kenangan tentang kau dan aku
kenangan tentang 2 purnama diladang ilalang
kenangan tentang pelangi yang kau semat dirambutku
kenangan tentang kecupan diujung bibirku
aku tertatih
terduduk pada bangku kenangan
kenangan tentang sepotong roti dan segelas cola
pada malam terindahku
disertai tarian bulan dan bintang
aku tertatih
berdiri pada tanah dimana kenangan terukir
menggenggam sekantong kenangan
untuk kuletakkan dipantai kita,
lalu terus tergenang tersapu ombak...
ntah kembali...
25 okt 05 at 04:50
Aku dibuai impian
impian tentang ladang bunga ditepi pantai
"ladang kita" katamu
bergandengan kita susuri sepanjang pantai
sambil menggenggam bunga dan sekantong
penawar rindu
"rinduku membuncah" bisikmu lirih
dan senyumku merangkul tubuhmu
peluh berderai menyirat rindu tak terkatakan
hanya angin yang membawa desah ke ujung muara
aku dibuai impian
lalu terjaga didetik ketika kau berkata
"aku terluka"
dan peluhku terhenti
24 okt 2005 at 02:20
impian tentang ladang bunga ditepi pantai
"ladang kita" katamu
bergandengan kita susuri sepanjang pantai
sambil menggenggam bunga dan sekantong
penawar rindu
"rinduku membuncah" bisikmu lirih
dan senyumku merangkul tubuhmu
peluh berderai menyirat rindu tak terkatakan
hanya angin yang membawa desah ke ujung muara
aku dibuai impian
lalu terjaga didetik ketika kau berkata
"aku terluka"
dan peluhku terhenti
24 okt 2005 at 02:20
Sunday, October 16, 2005
Aku yang melukis diwajah anakku
luka dan tawa dimasa lalu
aku yang melukis diwajah anakku
kesakitan dan suka cita dihari kemarin
aku yang melukis diwajah anakku
keceriaan,kegembiraan,cinta dan
kebahagiaan
untuk taburan dimasa depan
Love Island 2005
nak,bangun...
malam ini langit cerah
bintang bertabutan
lihat,bintang bintang menari
ayo bangun nak,
mari menari bersama
langkahkan kakimu
satu.dua.satu.dua
raihlah tangan mama
jika kau takut terjatuh
ayo!satu.dua.satu.dua
mari bergandengan
menari dan berputar gembira
mari berangkulan
tertawa dan teriak bahagia
mari berpelukan
menghapus airmata dan
melangkah bersama menyambut esok
Happy B'Day, nak...
* " Yuppy! anakku sudah setahun!"
01 okt 2005
: S.A.Z
Alu datang kembali
bukan hanya sekedar lewat
bukan hanya sekedar melempar kenangan
aku datang kembali
untuk menebus kesalahan dimasa lalu
untuk meletakkan 1 mawar lagi ditamanmu
namun jangan lemah karnanya
karna kelemahan akan menyandungmu
jangan lengah karnanya
karna kelengahan akan menusukmu
ini,aku datang kembali
untuk meletakkan tangan dipundakmu
untuk merangkul doa disepanjang jalanmu
beriring dan tersenyum menatap pelangi
* pul,thanx for still keep me ;)
Nabire,17 okt 05
luka dan tawa dimasa lalu
aku yang melukis diwajah anakku
kesakitan dan suka cita dihari kemarin
aku yang melukis diwajah anakku
keceriaan,kegembiraan,cinta dan
kebahagiaan
untuk taburan dimasa depan
Love Island 2005
nak,bangun...
malam ini langit cerah
bintang bertabutan
lihat,bintang bintang menari
ayo bangun nak,
mari menari bersama
langkahkan kakimu
satu.dua.satu.dua
raihlah tangan mama
jika kau takut terjatuh
ayo!satu.dua.satu.dua
mari bergandengan
menari dan berputar gembira
mari berangkulan
tertawa dan teriak bahagia
mari berpelukan
menghapus airmata dan
melangkah bersama menyambut esok
Happy B'Day, nak...
* " Yuppy! anakku sudah setahun!"
01 okt 2005
: S.A.Z
Alu datang kembali
bukan hanya sekedar lewat
bukan hanya sekedar melempar kenangan
aku datang kembali
untuk menebus kesalahan dimasa lalu
untuk meletakkan 1 mawar lagi ditamanmu
namun jangan lemah karnanya
karna kelemahan akan menyandungmu
jangan lengah karnanya
karna kelengahan akan menusukmu
ini,aku datang kembali
untuk meletakkan tangan dipundakmu
untuk merangkul doa disepanjang jalanmu
beriring dan tersenyum menatap pelangi
* pul,thanx for still keep me ;)
Nabire,17 okt 05
Saturday, August 13, 2005
Ceritakan padaku tentang langit biru
yang membawa terbang asamu
Ceritakan padaku tentang satu bintang
yang selalu tersenyum padamu
Ceritakan padaku tentang mimpi
yang menguras air matamu
Ajarkan padaku tentang sakit
tapi membuatmu bangkit
Ajarkan padaku tentang luka
tapi membuatmu terjaga
Ajarkan padaku tentang lara
tapi membuatmu tegar
Nabire, 10 juni 2005
Radith dan Rendra
Malam ini kau terlelap lelah
setelah seharian menebar keceriaan
teringat kau memamerkan gigi-gigi mungilmu
lalu berjoget riang dan tertawa
tak ada duka diwajahmu
Nafasmu begitu harum
laksana mencium wangi surgawi
tangan-tangan mungilmu meraih wajahku
mengusap pipiku dan memelukku
Ya nak...
tidurlah yang lelap
mama akan slalu disisimu
untuk menebarkan kehangatan
Ya nak...
I Love You So.
Nabire, 21 juni 2005
yang membawa terbang asamu
Ceritakan padaku tentang satu bintang
yang selalu tersenyum padamu
Ceritakan padaku tentang mimpi
yang menguras air matamu
Ajarkan padaku tentang sakit
tapi membuatmu bangkit
Ajarkan padaku tentang luka
tapi membuatmu terjaga
Ajarkan padaku tentang lara
tapi membuatmu tegar
Nabire, 10 juni 2005
Radith dan Rendra
Malam ini kau terlelap lelah
setelah seharian menebar keceriaan
teringat kau memamerkan gigi-gigi mungilmu
lalu berjoget riang dan tertawa
tak ada duka diwajahmu
Nafasmu begitu harum
laksana mencium wangi surgawi
tangan-tangan mungilmu meraih wajahku
mengusap pipiku dan memelukku
Ya nak...
tidurlah yang lelap
mama akan slalu disisimu
untuk menebarkan kehangatan
Ya nak...
I Love You So.
Nabire, 21 juni 2005
Tuesday, May 17, 2005
Monday, May 09, 2005
hari ini hati gundah,
kilat,petir,mendung,
bergemuruh didada
hari ini hati gundah,
masih begitu ingin memelukmu
masih begitu ingin mengelus rambutmu
masih begitu ingin menggoreskan tawa
meski keberadaanku semu
hari ini hati gundah,
mungkin hanya sampai diujung jalan ini
aku menemanimu tertawa dan bahagia
esok...lusa,
aku tak lagi ada
Mungkin....
7 seas in smile may 05
kilat,petir,mendung,
bergemuruh didada
hari ini hati gundah,
masih begitu ingin memelukmu
masih begitu ingin mengelus rambutmu
masih begitu ingin menggoreskan tawa
meski keberadaanku semu
hari ini hati gundah,
mungkin hanya sampai diujung jalan ini
aku menemanimu tertawa dan bahagia
esok...lusa,
aku tak lagi ada
Mungkin....
7 seas in smile may 05
Subscribe to:
Posts (Atom)