Tuesday, September 30, 2003

aku dibawa mimpi..
terbang melayang melintasi awang-awang
menuju satu titik terang
titik terang yang menjilati tubuhku
menguliti ragaku dan pergi membawa sebagian rohku
teriak...marah....tak ada gunanya
meski hanya untuk bertanya,
akankah sebagian dari rohku yang telah dibawanya
akan dikembalikan?



: untuk september yang selalu kucintai


Thursday, September 25, 2003

aku masih terikat pada kenangan tentangmu juga
pada bola matamu yang bersinar
pada bibirmu yang memabukkan
bahkan pada gesekan kasar kulitmu dikulitku

aku masih terikat pada kenangan tentangmu juga
dan pada jelaga jelaga yang membawamu dariku
lalu mengembalikanmu dalam sosok yang berbeda...


Denpasar,7Sep 03

Monday, September 15, 2003

aku lelah...
lelah terus berada pada lingkaran masa itu
sungguh....
aku sunggung lelah....







Sunday, August 17, 2003

aku masih disini....
tetap disini..dengan sejuta kebimbangan

.................
: Seorang P


Sekotak mawar biru yang kutitipkan padamu,
untuk sepenggal bukti dari segumpal asa yang pernah ada
meski kini hilang dari genggaman...
namun masih tergantung disatu cabang jiwaku...

tak akan berhenti melangkah...
tak berhenti berpijak...
tak akan berhenti mendamba...
meski punggugmu tak lagi nampak...
meski tanganmu tak lagi menggenggam tanganku...



Kuta 08 aug 03




Wednesday, July 02, 2003

aku tersadar......
pada selaksa biru yang kau goreskan
pada setangkai mawar biru yang kau letakkan
disamping peraduanku saat malam menjemputku

aku tersadar.....
dan hanya bisa mencari.....
kemana kau bintang malamku...?
dimana kau bintang biruku....?


Tuesday, June 24, 2003

aku lemah saat kau pergi...
namun...
aku lebih lemah saat kau hadir kembali
meski hanya melemparkan ampas ampas kenangan




Thursday, June 19, 2003

Ada lagi kumelihat
sebuah mimpi tersayat sayat digantungkan
pada dinding malam
gelap.....pekat......
hanya tersisa tetesan darah yang turun perlahan
merembet pada dinding malam
menyisakan genangan merah segar dilantai putih

Ada lagi kubertanya
dimana kau simpan sisa sisa sayatan itu?



Ini mimpi...
yang mengapung pada genangan darah segar
ini mimpi...
yang meski berjelaga tetap melukiskan
kembali adamu...



JogjaKu 19 june 03

Monday, June 16, 2003

Demikianlah barangkali wangi teduh taman ini
bukan lagi milikku satu satunya
sebab angin telah menjadi badai.
ada sebongkah karang terbelah
melelehkan luka bergambar rekah bunga.
apakah cinta?

Lalu senja meruap.menyisipkan arakan kabut dibeku jam.
sepi nada.membatu cakrawala.tinggal luka meraup doa.
satu satunya musim sepanjang jejak napas dan suara...


an ICQ from KeretaBerderit on 28 May 03 at 15:20


Ada saatnya dimana pematang pematang kecil
yang menumbuhkan mimpi kita terasa pekat
lalu hanya batu batu didada kita meloncat
melukai putik putik janji digalengan tua yang lembab...

kitapun terdiam dengan desah lirih yang terbata
hingga angin menggayut ditelinga,
mengabarkan riwayat tak terbaca;
bahwa harapan,
ada kalanya adalah luka yang siap siap membesar jala..!!

lalu ditepi mata yang banjir,
barangkali akan kita titipkan sebuah tanya penuh dukanya;
apa yang tersisa dari waktu
selain percakapan yang mengundang kematian jelaga?
dan sunyipun sungsang.
jantung kita terpanggang
O,betapa sempurna...!!!



an ICQ from KeretaBerderit on 28 May 03


Friday, June 13, 2003

Aku muak padamu!
pada senyum mempesonamu
pada kata kata manismu
pada janji janji mulukmu

Aku muak padamu!
pada bau parfummu yang seharga sekali tiket keBali
pada bau nafasmu yang mengingatkanku
pada sekotak coklat mint penggoda selera

Aku benar benar muak padamu kali ini!
sudahlah!
taruh saja dua tiga gepok uang ratusan ribu
diatas ranjang beralas sprei satin itu seperti biasa
dan bergabunglah denganku di dunia kita,
di surga dan neraka kita,
melewati taman sejuta bunga.....

Lalu esok pagi,
kembalilah lagi kau pada istri dan anakmu
ya...manisku tersayang!!



PojokExelco Juni 03



on 13 Mei 03 at 02:43 am


Malam ini kesunyian merambut disekujur syaraf dan nadiku
seperti akar belukar yang melilitkan kisah luka masa lalu
tak ada jerit terucap selain airmata purba
yang telah berkali ditikam bencana
dan waktupun meruncing
menjadi pucuk gergaji yang bermain main dalam bilik aorta

Lalu,mesti dengan apa lagi akan kukisahkan perih luka yang selalu rahasia?
Tuhan,aku telah letih sungguh meniti takdir yang jauh keluh
tapi dimanakah keagungan kata kata?


an ICQ From : KeretaBerderit ;)



Wednesday, June 11, 2003



Kuhirup udara tanah dan terang mentari,
terentang tangan memanggil....
wahai keberanian.....

Sms on 25-05-03 at 08:03 am


Fajar,angin yang diam,embun,geliat kegelisahan,matahari...
hanya embun yang hampir selalu absen dalam membangun pagi...
dimanakah dia sekarang?

Sms on 28-05-03 at 07:44 am

From: Seorang Ti


~~~~~~~~~~~~@*@*@*@~~~~~~~~~~~~~~~~



Hidup

( Tentang makan siang dan perkawinan yang terlambat )

Adalah gugusan bintang gemintang
adalah memandang keluasan langit
ADALAH SANG HIDUP!!!

dan kemarin...
saat mimpi terjaga
mendera dikesunyian fajar
ya....
semua harus dikristalkan
oleh tapal batas usia

Tentang perjalanan 60 purnama
beku aku dalam kulkas!
leleh aku dalam panas!

Pasangkan kayu kayu kering oleh masa silam
sirami tanah tanah kering oleh masa silam
kemudian pergi memandang dari negeri sebrang
dan tertatih melangkah menuju sinaran
TUHAN !


By : R

On the stary night in Warnet "kita"







Monday, June 09, 2003

makasih ccling.....warnanya bagus banget....
hehehhe :)

Saturday, June 07, 2003

.. semoga kamu suka dengan design nya yah
:) selamat menikmati taman mawarmu ...

Tuesday, June 03, 2003

Pagi itu tiba tiba kau datang lagi
setelah sekian lama menghilang
lenyap tertelan cakrawala

berbekal sekarung entah penyesalan
entah kepalsuan yang kau gantung dipundakmu
nanar matamu menatapku

aku bertanya "untuk apa kau datang?"
kau berkata "aku membawa sekarung penyesalanku
untuk kupersembahkan padamu..."
aku bertanya lagi "untuk apa semua itu?"
dan matamu sayu...nanar...berkilau memerah...
"aku mau pamit" ujarmu lirih

buat apa? bathinku.
toh sebelumnya,saat peluh peluh birahiku belum mengering,
saat dinding dinding kamar memantulkan desahan desahan kita,
saat ranjang disisikupun belum benar benar dingin,
kau telah pergi....
tanpa kecupan selamat tinggal...
tanpa pamit...

toh sebelumnya,saat aku terkulai tak berdaya dipagi buta dikamar hotel itu,
saat genangan darah itu belum menjadi beku,
saat luka rajaman pada tubuhku belum mengering,
saat sprei putih bersih yang kini menjadi merah karna "prakarya"mu
belum sempat dicuci oleh cleaning service,
kau telah pergi...
tanpa menengok...
sekali lagi tanpa pamit...

lalu untuk apa saat ini kau datang?
terduduk disampingku dengan sekarung penyesalan katamu
yang didalamnya terselip tawa kebahagiaanmu,
lalu untuk apa saat ini kau datang?
menangis sesenggukan diatas pusara yang telah kering,
membuat peziarah lain terharu menatapmu,

untuk apa lagi kau datang?
apa kau benar benar membutuhkan ijin dariku?

Memuakan!!
Munafiiiikkkk!!!!


























Saturday, May 31, 2003

dimanakah kau letakkan kerinduanku,lelakiku...
saat pucuk pucuk bunga itu bermekaran
membentuk sebungkah tawa

dimanakah kau letakkan mimpiku,lelakiku....
saat jelaga jelaga memburamkan pandang mataku
membuyarkan selaksa jingga pada mimpiku

dimanakah kau letakkan hatiku,lelakiku....
saat darah darah itu mulai mengering
dan pecahannya kembali merekat

dimanakah kau letakkan aku,lelakiku....
saat tubuhku dingin membeku
menanti sentuhanmu

dimana.........??

Tuesday, May 20, 2003

Ada mimpi yang mengapung pada bilur bilur kesepian
menghentak hentak seperti music disco di channel V...

Ada mimpi yang mengapung pada bilur bilur asa
mengaduh kesakitan terantuk kenyataan....